Posts

Showing posts with the label Pencerahan

Tentang Menyederhanakan Tujuan

Image
Ketika ditanya apa tujuan hidupmu? Jawabanmu apa? Setiap orang punya jawaban yang berbeda - beda atas pertanyaan ini. Seperti halnya beberapa waktu lalu saat saya menonton Ini Talkshow di NET (Alhamdulillah finally di Jogja ada juga :D) Dedi Corbuzier yang kala itu jadi bintang tamu bilang, bahwa tujuan hidup dia adalah untuk membahagiakan Azka (anaknya), "Ya buat apa lagi? Gue kerja, gue hidup ya cuma buat dia (Azka)." Oke! Itu contoh dari jawaban seseorang. Dan saya yakin bila kita melakukan survey pada satu juta orang maka bisa jadi jawabannya lebih dari satu juta,  karena sangat mungkin tujuan hidup seseorang tidak hanya satu, ada yang tujuannya A, B, C, dari yang baik sampai yang busuk. Saya sering menanyakan pertanyaan ini pada diri sendiri, khususnya ketika saya melakukan sesuatu dan merasa kelelahan. Ketika melakukan sesuatu lalu merasa kesal. Misal, saat saya siaran, tapi sms yang masuk sedikit, tidak bisa dipungkiri ada perasaan kecewa di...

Kajian Kemuslimahan Bismillah Aku Berhijrah

Image
Click Me ! :) Menjadi diriku, dengan segala kekurangan Menjadi diriku, atas kelebihanku Terimalah aku seperti apa adanya Aku hanya insan biasa tak mungkin sempurna -Edcoustic : Menjadi diriku- Setiap orang ingin diterima apa adanya. Dengan segala kelebihan dan kekurangan. Saya setuju bahwa kita memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena pada kenyataannya tidak ada orang yang 100% malaikat atau 100% setan. Manusia adalah perpaduan nafsu dan naluri, itulah yang membuat manusia unik. Namun seringkali kita menggunakan kalimat "Terimalah Aku Apa Adanya" sebagai legitimasi atas kekurangan-kekurangan kita. Membuat kita manja dan mewajarkan kelemahan yang ada pada kita.  Ya ini kan aku apa adanya, terima dong. Parahnya, selain memaklumi kelemahan diri sendiri, kita juga sering memaksa orang untuk mafhum terhadap kelemahan kita. Lalu mau sampai kapan kita hidup dengan kelemahan itu? Apakah benar memang tidak bisa diperbaiki, atau kita hanya enggan?  Terimal...

Mari Sekarang Saja

Image
Bayak hal yang bisa kita syukuri sebagai seorang muslim, salah satu diantaranya, Allah memberikan kita sebuah momentum. Ya, namanya Ramadhan. Saya tidak akan membahas bagaimana istimewanya ramadhan ini karena tanpa saya bercerita Anda sudah pasti bisa merasa.  Namun di sini saya akan berbicara sebagai orang yang banyak dosa. Baik dosa jiwa, maupun dosa raga. Sebagus-bagusnya orang memuji kita, kagum pada kita, menganggap kita hebat, hati kita sesungguhnya sadar kita tidak sebaik prasangkaan mereka. Ada banyak hal yang masih harus dibenahi. Batin kita misalnya, bisa saja di luaran kita bertutur baik, tapi masalah batin, siapa yang tahu? Siapa yang tahu bahwa sebenarnya kita menyimpan rasa ujub, hasad? Tidak ada yang tahu kecuali diri kita dan Allah.  Meskipun begitu, ketika kita sadar bahwa kita memang memiliki batin yang belum bersih, sudah selayaknya kita bersyukur, setidaknya Allah tidak membuat kita lalai, dan membiarkan kita mati dalam keadaan ujub, dengan...

Menyaksikan Cinta

Begitu banyak orang yang dengan mudahnya mengeja kata cinta. Berangan-angan ingin mencinta sampai tua. Tapi yang membuktikannya?  Terlepas dari usia yang memang telah jadi takdir kita, sepertinya bertahan dalam cinta sampai usia senja tidak semudah teori-teorinya. Lalu apakah cinta yang bertahan selamanya hanya ada di dongeng saja?

Dia Memberiku Lebih #3

Image
Sebelumnya di Cimat Cimut tiga Sorry, sorry, neke, neke... ane baru sempet nulis lagii... Nah...di training hari ke dua, kami di beri pemahaman tentang Jurnalistik Islami. Pematerinya adalah mbak Tria Haidar yang bertugas di kamar berita MQ fm. Ane inget banget pas wawancara dulu mbak Tria tanya "Kamu tertarik di dunia jurnalistik ga?", and I said "Ga terlalu tertarik mbak, soalnya rada ribet, dan kita di batasi oleh pakem-pakem"ya tau kan ya ane tipe manusia yang ogah ribet dan males di atur-atur, apalagi masalah tulisan. Nulis mah enaknya ga usah pake di atur EYD nya, titik koma nya bikin puyeng hai tauk... Nulis mah nulis aje :p. Eh tapi setelah beliau menjelaskan tentang Jurnalistik Islami, kok ane ngrasa jadi tertantang ya. Setelah di jelaskan panjang lebar tentang teori jurnalistik Islami, ane merasa perlu ambil peran mamen. Bayangkan, Indonesia itu kan mayoritas penduduknya Muslim, harusnya Islam juga bisa menguasai media dong. Lah tapi keny...

Mama Dedeh oh Mama Dedeh

Image
mama Dedeh Tulisan di siang yang panas dingin ini tidak di maksudkan untuk menyinggung siapapun, kalo ada yang tersinggung itu derita lo, karena ane ga mau tanggung jawab kalo lo jadi cepet tua gara-gara sering tersinggung. :) Cimuteeers Panggung per-ustadzah-an Indonesia sekarang memiliki super star baru. Yup, dia adalah Mama Dedeh. Siapa sih yang ga kenal ama Mama Dedeh?. Semua manusia yang cinta Indosiar dan An TV pasti tau. Ustadzhah yang satu ini punya konsep yang unik menurut ane. Kalo jaman dahulu kala, ketika Matahari terbit dari Timur, dan angin berhembus sepoi-sepoi, yang namanya ustadzah itu semacam kudu jaim, maka lahirlah Ustadzhah Lutfiah Sungkar dengan segala senyuman yang anggun . Tapi jaman bisa berubah bero, nilai-nilai mulai mengalami distorsi empirik (apa seeh). Kini seorang ustadzhah mulai sering nonton Golden Ways, dan mulai mengikuti petuah super Pak Mario untuk jadi diri sendiri. Maka lahirlah Ustadzah semacam Mama Dedeh, yang sangat bangga jadi ...

Barometer

Image
Buat ane, hati itu ibarat barometer tingkah polah kita yang lebih banyak pecicilannya dari pada benernya , heu... curhat ini mah. Tau kan barometer?, itu lho yang ada di motor, yang persis di depan kita yang ada garis-garis ma angkanya kalo kita ngebut jarumnya ke arah kanan kalo kita lambat jarumnya balik lagi ke kiri. Itu mah speedometer dung dung . Sebenernya ane juga rada lupa barometer itu apa, tapi yang jelas itu adalah sebuah alat yang di gunakan utuk mengukur sesuatu.Mari kita tanyakan pada Galileo... tet toret toreeet....!!!. Oke balik lagi ke masalah hati. Kenapa ane bilang hati itu barometer?, pernah ngerasa ga sih ketika kita melakukan sesuatu yang ga bener tiba-tiba perasaan kita jadi nggak enak. Ini beda ya sama nggak enak hati, nggak enak hati itu sungkan. Kalo perasaan nggak enak itu ya.. sesuatu yang bikin kita cemas, gelisah, pokoknya ga nyaman banget. Pernah ga? Nah! itu lah dengan caranya yang misterius hati kita menjalankan tugasnya, memberi warning ke k...

Sunrise Serenade : Ketika Hidup Berubah 180 Derajat

Image
By Dian Syarief 'n Sundea Siang itu ane baru absurd banget. Baru ambil gaji dan pengen foya-foya di Gamedia akakakak  (zudah zangan iri). Awalnya karena ane sadar dengan sepenuh keteguhan hati kalo ane ini termasuk orang yang memiliki banyak kesibukan (baca:ga punya sense of time management), sehingga kadang ada beberapa hal yang terlewat maka ane pengen beli note book yang berfungsi sebagai buku agenda. Pas di jalan menuju Gramedia, di terpa angin sepoi-sepoi di atas motor, sambil melihat-lihat pemandangan Jogja yang gitu-gitu aja, ane membayangkan... kalo ane punya buku agenda, pasti ane kelihatan keren banget  . S:Seseorang A: Ane S: Dhitaaa.... besok hari Minggu kita nonton yuk... A: Di mana? XXI atau 21? S: Di lapangan deket rumahku, kita nonton layar tancep dan ngemil kacang godog, pasti romantis sekali A: (Berfikir, hm...Layar Tancep??)   gimana ya?? bentar aku lihat AGENDA dulu ya....      (membolak-balik buku ...

Let Me Tell Ya About Bullying part 1

Image
Well siang ini singkat aja. Ane baru ke buru-buru :p. Dua hari yang lalu ane di buat shock dengan sebuah kejadian di kelas ane. Jadi ceritanya anak-anak ane minta buat ngerjain tugas. Dan tiba-tiba salah seorang murid ane yang sering jadi korban bullying dikelas maju ke depan. Dia ngasih kertas kerjaan dia ke ane dengan wajah datar seperti biasa. "Eh... finished?", kata ane "Belom miss, tapi tolong bwain dulu", "Oh...OK!", dengan langkah cepat dia langsung balik ke tempat duduknya semula dan Bug...!!! dia ninju perut temen sebangkunya. Sumpah ini pertama kalinya ane liat cowok pukul-pukulan di depan mata kepala ane... "STOOOP.....Udah, udah", dasarnya ane ga panikan, jadi ane tetep  stay cool dan minta anak2 yang lain buat melerai. Ga lama kemudian ada satu anak lagi yang bilang "Idiot", ga tau kenapa murid ane yg tadi abis ninju temennya itu langsung ngerasa kesinggung tingkat dewa. Dan beradu mulut ama yang bilang idiot ...

Management Kekalahan ;')

Image
aha Postingan pagi sebelum berangkat ngajar. Ane mau cerita, dan cerita ini cukup pahit bagaikan kopi tanpa gula di campur brotowali. Jadi beberapa hari yang lalu ane melihat sebuah pengumuman tentang lomba menulis guru. Kita di minta untuk menulis pengalaman kita dalam mengajar. Secara ane ngerasa bahwa ane guru dan ane suka nulis, ane ikutan dongz. Apalagi hadiahnya gedhe... haha. Dengan segenap ke PD an yang membuncah ane nulis dah tentang pengalaman ane ngajar. Dan ane send ke panitia lomba lewat imel... bukan... bukan imel tetangga elu... imel (ielektronik mel) atau surat elektronik. Kalo ga salah ane ngirim tuh tulisan tanggal 19 apa ya? terus pengumumannya tanggal 23. Iye, dari judul kalian udah pada tau kan kalo ane kalah... (balik badan bersandar di tembok, setel lagu All by myself and say It's OK! sambil nangis darah, sakit men sakit-->lebay).  Well Guys disini ane cuma pangen kalian tau tentang perasaan ane selama nunggu pengumuman, ane cemas, ane g...

Untuk Mereka yang Ku Cinta karena Allah

Image
Postingan kali ini ane khusus kan bagi akhwat-akhwat perindu surga, yang sempat bersama-sama menuntut ilmu bersama ane dalam sebuah lingkaran kecil yang insyaAllah di berkahi Allah. Ane sungguh-sungguh minta maaf pada kalian yang telah ane dzolimi hak-hak nya. Yang telah ane tinggalkan tanpa tanggung jawab menyampaikan ilmuNya sampai tuntas. Hanya karena apa? hanya karena takut melawan kebijakan yang di buat oleh makhluk Nya. Sungguh ane bersalah dalam hal ini.  Malam ini sungguh ane ingin menyapa kalian adek2 ku yang ku cintai karena Allah. Maulia, Fildza, Halida, Gita.   Ingatkah dulu kita di pertemukan dalam forum mentoring?, dimana ane menjadi mentor kalian dan kalian menjadi mentee ane. Sungguh sebuah kehormatan bisa bersama kalian kala itu.Bersama akhwat-akhwat tangguh yang hapalan suratnya jauh lebih banyak daripada ane, yang bibirnya selalu basah dengan dzikir pada Allah, yang amalan yaumiyah nya luar biasa terjaga. Maka apalah ane ini di banding kalian? ane jug...

Dancing With My Kids :)

Image
Hari selasa kemarin ane bener-bener seneeeeng banget. Kenapa? karena ternyata, di BIAS sedang ada jadwal latihan nari buat anak-anak kelas 1 dan 2. Iiiih kebayang nggak sih gimana lucunya anak2 itu. Gemesh tauk. Selesai pelajaran Bahasa Iggris mereka langsung pada siap-siap ngambil payung... mana payungnya cute banget lagii... >.<. Terus ambil posisi dah... pada bejajar kayak ikan di jemur, iye bener hari itu cuaca bener2 puanas, tapi anak2 ane tetep pada semangat. Yang cowok-cowok nunggu di pinggiran bareng ane, ada yang minta gendong, ada yang minta pangku, untuk tulangku kuat.. wkwkwk :p (padahal ane ga minum anlene :o). Nah yang bikin ane lebih berkembang kempis  kembang lagi adalah, lagu yang di pake itu adalah lagu Balon Udara dari Sherina... Ya Allah... itu tuh nostalgia banget, tiba-tiba ane kangen ama si little Sherina... dengan segala macam lagu di album pertamanya :).  Tau ga cimuters, ngelihat anak2 berjingkrak-jingkrak dengan senangnya it...

Aku Percaya "ini" Tanda Kasih Nya

Image
Sudah bisa menduga ya?, kalau judul postingan ane begitu... sok mellow sok puitis dan maksa banget ,tandanya ane sedang dalam sebuah kondisi yang kurang baik. Kondisi yang akhirnya membuat ane melakukan introspeksi yah sama halnya dengan postingan ane yang ada di  sini  dan di  sini . Kondisi dimana ane sadar sepenuhnya bahwa ane hanya manusia yang mungkin dosanya seluas langit dan bumi, yang sulit di tebus oleh ibadah-ibadah tanpa rasa yang hanya sedikit dan minim kualitas. mencari rahmatnya Manusia memang tak lepas dari yang namanya dosa. Konon katanya manusia itu tempanya dosa dan lupa, (kenapa ini gue banget??). Lalu apa yang terjadi jika manusia penuh dosa?? ada dua pilihan, mau bertobat atau milih di celup-celup di api neraka...Thats it ga ada pilihan lain. Ketika kita memilih untuk bertaubat maka hak prerogatif Allah untuk memutuskan yang terbaik buat kita. Tapi ingat jangan lah berputus asa... karena rahmat dan ampunan Allah itu luaaaas sekali... Trust me......