Dua Gelas
“Dia datang”, lelaki dengan apron itu segera merapihkan diri, tak mau kalah kinclong dengan gelas-gelas kaca yang berderet manis menyambut tamu di langit-langit pintu cafe Mega. Kawannya yang sibuk mengantar pesanan, menyempatkan diri untuk berbisik padanya “Jatahmu”. Ia mengangguk sambil tersenyum penuh arti. Semenjak istrinya mati tertabarak truk di depan pasar seminggu lalu. Seorang tamu istimewa yang biasanya jadi rebutan para pramusaji kini diserahkan dengan sukarela padanya. “Satu orange juice, satu apple juice”, wanita dengan tatapan sayu itu seperti biasa memesan dua gelas juice. Si pramusaji bahagia luar biasa, ia dengan cekatan menyiapkan apa yang menjadi pesanan sang tamu istimewa. Dibawanya dengan sangat hati-hati dua gelas juice yang luar biasa berarti. Tak akan dibiarkannya berdenting dua gelas ramping tinggi yang berisi cairan kental berwarna orange dan putih dengan topping buah segar.