Posts

Showing posts from April, 2013

Funny Lovely Chat With My Student

Semalem, ane ngobrol (chat di fb) girang sama murid SD ane. Anak kelas 6 Cyint. Jaman ane seumur dia ane baru bisa bedain fish ama fishes. Nah dia udah bisa diajak ngobrol WOW banget gak sih?. Nah lebih wow nya lagi dia ngomongin hal yang bikin ane jadi keriting sakin pusing jawabnya. Ya udah langsung simak aja apa yang kemaren kita chat it yaaah XD. Masih pengen ketawa sampe sekarang

Tuhan dan Hujan

Image
Hujan Subuh ini membelai punggung bumi yang mulai renta
Serenta hati kita yang kadang tak sadar akan adanya Dia
Mungkin telinga kita meronta terbombardiri gemuruh petir yang bertubi
Tapi bukankah itu pertanda cinta Nya pada kita?
Pertanda bahwa dua cuping di kanan-dan kiri kita bukanlah asesoris semata

Belajar di Lapas Cebongan

Image
Bermula dari hari Senin kemarin, saat news director (ND) ane menugaskan untuk liputan tentang UN hari kedua. "Berarti aku ke sekolah apa ke diknas mbak?" *pertanyaan gak intelek. Terus ND ane bilang "Ya, kamu bisa ke sekolah atau ke LP Cebongan, katanya disana juga ada yang UN. Hari ini aku liputan ke SLB". Kalau dilihat dari struktur kalimatnya, kentara banget kalau dia sebenernya menginginkan ane memilih opsi kedua, yaitu liputan ke LP Cebongan. Baiklah Madam. Jujur ane ngerasa tertantang. Satu, karena ane bakal melihat secara langsung LP yang jadi terkenal akhir-akhir ini gegara kasus penembakan tahanan, dan LP termasuk menjadi tempat baru bagi ane. Dua, liputan UN di sekolah mah gak ada seru-serunya. Paling banter ketemu Kepsek. Ketemu anak SMA yang doyan neriakin nama personel SUJU atau Cowboy junior kalo yang cewek. Kalo yang cowok doyan tereak Oi...Oi...Oi... JKT48. Beda ama LP, kesannya lebih gahar, lebih macho.

Pencitraan oh Pencitraan

Image
Siang ini kesebutlah satu kata itu sodara-sodara. Satu kata yang santer banget dilemparin ke politisi-politisi. Sebenernya, ane lumayan lama gak denger kata ini. Bahkan ane sempat berfikir kata ini udah abis diemplok dinosaurus. Tapi tadi siang abis sholat eh kok mak prucut kata-kata itu dengan santenya keluar dari mulut ane. Kata itu adalah Pencitraan.  Bukan, bukan penyanyi jebolan Indonesia Idol. Bukan sabun mandi jugak bukaaaan!.

Bagaimana Bisa?

oleh : Rinai Senja

Bagaimana bisa mataku memandang Mu
Bila ribuan malaikat berlomba merentangkan sayapnya untuk menghalangiku?
Bagaimana bisa aku bicara pada Mu
Bila tajam belati menghujam kerongkonganku dan merobek pita suaraku?
Bagaimana bisa aku mendengar Mu
Bila butir demi butir udara memekakkan telingaku?
Bagaimana bisa aku merasa Mu
Bila sapuan badaipun tak mampu menggoyahkan bulu roma ku?

Bagaimana bisa aku bertanya bagaimana bisa,
Bila tiap pagi Kau ijinkan aku melihat senyum Mu lewat bunga yang merona ceria?
Bagaimana bisa aku bertanya bagaimana bisa,
Bila saban senja Kau ijinkan aku bicara lewat tilawah yang bernada?
Bagaimana bisa aku bertanya bagaimana bisa,
Bila kudengar merdu suara Mu mengalun sehari lima waktu?
Bagaimana Bisa aku bertanya bagaimana bisa,
Bila tiap saat kurasa belaian Mu lewat tangan Ibu

Bagaimana bisa aku tidak menyadari semuanya?